Kamis, 28 Maret 2013

TOT FASILITATOR PAKEM & MBS USAID PRIORITAS PROPINSI JATENG


Program Prioritizing Reform, Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers,
Administrators and Students (PRIORITAS) yang didanai oleh USAID bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta
Kementerian Agama dalam meningkatkan akses pendidikan dasar yang bermutu. 
Untuk tujuan tersebut, PRIORITAS  mengembangkan dan melaksanakan program pengembangan kapasitas yang terdiri dari pelatihan, pendampingan, kegiatan kelompok kerja di tingkat sekolah maupun gugu.
Sasaran program pengembangan kapasitas ini adalah guru dan dosen Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), kepala sekolah, komite sekolah, serta pengawas dan staf Dinas Pendidikan terkait di kabupaten terpilih di tujuh
propinsi mitra PRIORITAS, yaitu: Aceh, Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Pelatihan bagi dosen dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah LPTK terpilih untuk pengembangan peran LPTK sebagai penyedia layanan untuk pendidikan dalam jabatan.
Untuk Propinsi Jawa Tengah mitra PRIORITAS meliputi 13 kabupaten yaitu 8 kabupaten mitra DBE sebelumnya yaitu Demak, Jepara, Kudus, Blora, Grobogan, Karanganyar, Boyolali dan Purworejo ditambah 5 kabupaten mitra baru yaitu Batang, Semarang, Banjarnegara, Purbalingga, dan Sragen. Untuk pelaksanaan program ini PRIORITAS juga bekerjasama dengan LPTK di Jawa Tengah yaitu IAIN Walisongo, UNNES dan UNY. 
Pelaksanaan TOT Fasilitator PAKEM dan MBS propinsi Jawa Tengah yang diikuti oleh fasilitaor daerah dari 13 kabupaten dilaksanakan 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan di Hotel Aston Yogyakarta pada tanggal 2 - 9 Maret 2013 dengan peserta 90 peserta dari 6 kabupaten, 6 peserta dosen IAIN Walisongo, 2 peserta dari LPMP. Untuk tahap yang kedua dilaksanakan di Hotel Sultan Solo tanggal 13 - 20Maret 2013 dengan peserta 105 dari 7 kabupaten, 12 peserta dosen UNNES dan UNY.
Materi PAKEM meliputi Apa Mengapa PAKEM, Menciptakan Lingkungan Belajar yang Efektif, Pembuatan RPP PAKEM untuk Praktik, Praktik Mengajar PAKEM dan Pelaksanaan Kegiatan KKG. Sedangkan materi MBS meliputi  PAKEM, Managemen Berbasis Sekolah(MBS), Manfaat Jenis-Jenis dan Cara Mendorong, Peran Serta Masyarakat, Kreatifitas Menghimpun Berbagai Sumber
Daya dan Dana, Transparansi dan Akuntabilitas Publik, Rencana Kerja Sekolah (RKS), Rencana Kerja Sekolah (RKS), Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana, Rencana  dan Anggaran Sekolah (RKAS). Dengan terlaksananya TOT tersebut diharapkan fasilitator siap untuk melaksanakan pelatihan dan pendampingan di kabupate masing-masing.





0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger